Tips Menghemat Air
Di beberapa wilayah Indonesia mengalami kekuranga air bersih, misalnya di Gunung Patih, Semarang sudah empat bulan terakhir mengaami kekurangan air bersih. Pacitan, Jawa Timur, 36 desa dilanda kesulitan air bersih. Warga harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan air. Warga Desa Jlubang, misalnya, menempuh sekitar dua kilometer menuju sebuah mata air.
Saatnya kita menghemat air, berikut tip-tipnya:
- hindari kebocoran pada pipa. Kebocoran pada pipa air walaupun kecil dalam jangka waktu panjang, volumenya bisa tak terduga banyaknya. Setetes air yang terkumpul bisa menjadi berkubik-kubik, bahkan lebih.
- tutup kran dengan baik dan sempurna setelah digunakan, dan segera perbaiki apabila ada kran yang rusak untuk menghindari tetesan terbuang
- jangan menglirkan air terus menerus pada saat menggosok gigi atau mandi
- jangan menggunakan air berlebihan untuk membuat secangkir kopi atau teh.
- gunakan mesin cuci kapasitas penuh. Dengan memanfaatkan mesin cuci berkapasitas penuh berarti menggunakan airnya juga maksimum.
- mandi dengan shower bisa menggurangi penggunaan air.
- sediakan timba/bak untuk menampung air hujan supaya bisa digunakan untuk menyiram tanaman.
Tips ini sangat sederhana dan mudah dilakukan
Kalau Cucu Saya kembali
Jawa Pos 15 September 2007, ada berita ringkas bertajuk “Istri Cerai, Anak Kanker, Cucu Mati Usai Memenangkan Jackpot 3 triliun”. Ini cerita asli yang terjadi di Negeri Paman Sam (US), Mount Hope. Seorang laki-laki bernama Jack Whitakker, tiga tahun lalu memenangkan jackpot senilai USD 315 juta atau setara dengan 3 triliun rupiah. Tetapi apa yang terjadi? Bukan kebahagiaan yang dia nikmati melainkan mala petaka.
Istrinya yang semula rajin sembahyang di gereja berubah drastis dan meninggalkannya. Anaknya yang dicintai menderita penyakit kanker berkepanjangan, sementara itu cucu satu-satunya yang paling dicintai kecanduan narkoba sejak umur 14 tahun dan akhirnya meninggal dunia pada usia 17 tahun.
Bukan hanya itu, Whitakker sendiri juga kerap kali menjalani tuntutan hukum karena melakukan tindakan tercela atau pelanggaran hukum. Misalnya dua kali dihukum karena mengendarai mobil dibawah pengaruh alkohol, mengalami beberapa kali tuntutan dari pegawa kasino karena tindakan kekerasan. Terakhir 3 perempuan pegawai kasino menggugat Whitakker karena melakukan tindakan kekerasan dan percobaan pemerkosaan. Lengkap sudah penderitaannya. Dia menderita bukan karena miskin justru karena memiliki kekayaan berlimpah.
Ada hal yang sangat menarik waktu ia melakukan wawancara dengan Associated Press (AP) tanggal 14 September 2007, Dia mengatakan “Jika bisa mengembalikan cucu saya, saya akan mengembalikan seluruh uang yang saya menangkan, tetap saya tidak bisa mendapatkan cucu saya kembali, jadi lebih baik saya simpan saja uangnya”.
Kisah ini sarat makna dan bisa dijadikan pelajaran berharga terutama ditengah-tengah kerasnya hidup manusia serba hedonis yang bekerja mati-matian untuk menumpuk harta demi mendapatkan cita-cita bahagia. Apa yang salah dengan kisah ini? Bagaimana sebaiknya bersikap dengan harta?
Waktu tidak bisa diundur, apa yang telah terjadi tidak bisa di-reverse lalu disetting sesuai dengan keinginan kita. Sekali mementukan pilihan, konsekuensi harus diterima. Baik dan buruk soal kemampuan kita menggontrol peristiwa. Bagaimana peristiwa yang akan terjadi dibuatkan frame yang tegas supaya kemungkinan-kemungkinan terjadi penyimpangan dan kejadian luar biasa dapat dikendalikan. Manusiawi kalau orang kaya dengan uang berlimpah akan membelanjakan uangnya berhambur-hambur karena memilikinya dengan jumlah sangat melimpah. Segala yang berlebihan mmbawa keburukan, setiap keburukan membawa kerusahan, setiap kerusakan membawa bencana. Mari kita beranalogi secara sederhana, misalnya kita sedang kehausan lalu minum sirup yang manis dan dingin, pertama-tama kita merasakan efek segar dan nikmat luar biasa. Kemudian ditambah dengan gelas kedua ternyata makin nikmat, kemudian gelas ke tiga, mulai berkurang kesegarannya karena sudah merasa kenyang. Gelas keempat mungkin muntah karena perut terlalu penuh, kalau masih dipaksakan dengan gelas kelima dan seterusnya, mungkin tumpah dan mubazir.Bukan rasa segar yang kita rasakan melainkan sakit perut.
Nah, di sini kita makin paham ternyata harta berlimpah bukan sarana mendapatkan kebahagiaan, jadi biasa saja dengan harta benda dan cara mendapatkannnya. Wajar saja, tidak perlu dikejar-kejar dengan cara-cara buruk seperti judi. Jackpot memang salah satu model judi paling top di US, sehingga menjadi prestice dan mengadu nasib, tetapi sesungguhnya kebohongan.
Surabaya, 16 September 2007.
Jaiman
I Love You Papa
Pagi ini aku menerima sepucuk surat tergeletak di bawah pintu rumah. Setelah kupungut, kubaca nama pengirimnya. Tenyata anakku Tara yang mengirimkan surat ini. Tidak sabar aku ingin membukanya dan mengatahui apa yang ditulisnya untukku.
.
Dengan parasaan berdebar aku buka sampulnya, kemudian aku keluarkan selembar kertas berwarna kuning cerah ditekuk menjadi dua, mirip seperti kartu ucapan. Bagian luar kartu tertulis kata dengan tulisan tangan khas anak pra sekolah “Untuk Papa ”. Dadaku makin bergetar, tangan dan kaki seolah melayang dan dinginya lantai pagi itu tidak terasa lagi.
Tidak sabar, aku segera membukanya, di dalam ada hiasan dari tempelan kertas warna merah dan ungu berbentuk hati jumlahnya lima berjajar menyamping. Di sekitar hiasan ini tertulis kata-kata dari tangan Tara, anakku tercinta, “I Love You Papa”. Tanpa terasa butir-butir air mataku menetes. Aku merasakan betapa aku menjadi seorang Papa paling berbahagia di dunia. Aku bersyukur menjadi Papa yang dicintai anakku. Dadaku sesak, terasa ada kekuatan yang menekannya dari luar, dan aku merasakannya sambil memejamkan mata. Aku membalasnya dengan bisikan lembut dari hati dan mulutku “I Love You Too My Darling”.
Masih disertai dengan linangan air mata behagia, aku alihkan pandangan ke bagian lain sampul. Di sini ada tulisan darinya, “Pa, Tara sedang belajar, Papa Ngapain? Kartu ini disimpan ya Pa”. Dalam hatiku menjawab: “Pasti Sayang, Papa akan simpan sampai kapanpun semampuku ”
Betapa Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang kepada hamba-hambaNya. Semua dilimpahkan rasa rahman dan rahim supaya menusia merasa terteram dan bahagia.
Cerita ini sengaja aku sebarkan kepada semua orang sebagai bagian dari keinginan berbagi kebahagiaan di dalam keluarga dan sesama.
Paiton, 12 Juli 2008.
Saya Tidak Bisa Selingkuh
Seorang sahabat saya pernah bercerita “saya tidak bisa selingkuh, karena tidak bisa berbohong pada keluarga”. Kalau saya hendak pergi selalu mengatakan apa adanya, dan setelah urusan rampung saya langsung pulang. Saya juga pernah janjian dengan teman lama waktu SMA di sebuah resto favorit saya, tetapi di perjalanan istri menelepon. Dia tanya, “Papa sedang di mana?”. Karena aku tidak ingin membohongi istri, langsung saja aku katakan “Aku dalam perjalanan pulang”. Otomatis setir mobil aku belokkan menuju rumah, dan janjian dengan teman aku batalkan.
Sederhana, ternyata untuk menghindari selingkuh sangat mudah dan tidak seperti yang kita bayangkan, mengapa demikian? Saya prihatin dengan persepsi yang diyakini oleh banyak orang saat ini, bahwa untuk menghindari selingkuh dan pelecehan seksual adalah sulit. Sulit sekali menghindari perselingkuhan dengan teman kantor, rekanan bisnis, teman chating dan seterusnya. Hal ini terjadi karena suami atau istri menyembunyikan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan, alias melakukan kebohongan.
Sebagian orang mngkin menganggap bohong adalah sepeleh, “Ah, cuma bohong sedikit saja kok, gak pa-pa kan”. Bukan masalah bohong yang menyebabkan seorang suami/istri meninggalkan keluarga, tetapi pengaruhnya menjadi tungku sekam yang makin lama membesar. Apabila tungku dibiarkan membara tanpa kepedulian, apinya bisa membesar dan marajalela. Kalau sudah menjadi besar, api tidak mungkin lagi dipadamkan dengan air satu ember atau ditiup saja, melainkan membutuhkan tim PMK yang terdiri dari puluhan mobil dan personel. Dalam beberapa kasus, kebakaran yang terlambat disadari, menyababkan hancurnya obyek sampai rata dengan tanah. Kalau sudah demikian, hanya penyesalan yang tiada berarti.
Wahai para suami dan istri, untuk menjaga keharmonisan keluarga tidak usah berpikir rumit dan ndakik-ndakik, misalnya masalah ekonomi, masalah perbedaan keyakinan, penganiayaan, sadisme dan seterusnya. Keharmonisan keluarga sejatinya muncul dari dalam jiwa masing-masing anggota keluarga. Seorang suami tidak akan melakukan perbuatan bohong sekecilpun kepada istri dan sebaliknya. Berawal dari perilaku jujur seperti ini sesungguhnya kelanggengan keluarga terjaga dari selingkuh, marah dan kekerasan lainnya.
Persembahan untuk suami/istri yang mendambakan mimpi keluarga bahagia di masa depan.
Paiton, 17 Juli 2008.
-
Terkini
- Menanti Kelanjutan Sukses Ayat-ayat Cinta
- Bersyukur
- 10 Keistimewaan Kaum Muslim
- 8 Keutamaan Do’a
- Korban Ryan, Jagal manusia dari Jombang
- Siapa Calon Presiden 2008?
- Anggota DPR Penerima Aliran Dana BI
- Ahli Surga, Siapakah Dia?
- Gagal dan Berhasil, Sama Saja
- Tips Menghemat Air
- TIPS KENALI KELUHAN RASA TIDAK NYAMAN DI DADA
- Harga Minyak Dunia Turun, Ada Apa?
-
Tautan
-
Arsip
- Agustus 2008 (2)
- Juli 2008 (20)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS